"Lalu transparansi publik dan akuntabilitas, BGN didorong untuk mempublikasikan laporan secara transparan," jelasnya.
"Selain itu, perlu ada proses penegakan akuntabilitas yang jelas dan responsif terhadap setiap keluhan atau aduan dari masyarakat," tambah Romy.
Lebih lanjut, Romy menegaskan bahwa anggota Komisi IX akan terus memantau BGN dan lembaga terkait agar program MBG tidak hanya menekankan kuantitas, tetapi juga kualitas dan keamanan makanan bagi anak-anak.
"Intinya, jangan membeli bahan baku untuk makan bergizi yang sudah mau kadaluwarsa, jangan demi keuntungan melakukan segala cara," tegasnya.
Dengan pengawasan yang lebih ketat, diharapkan risiko keracunan bisa diminimalisir dan anak-anak penerima manfaat benar-benar mendapatkan asupan gizi yang optimal.
Editor : Agung Bakti Sarasa
Artikel Terkait
