BANDUNG, iNewsBandungRaya.id - Kepolisian Resor Kota (Polresta) Bandung memastikan pelaku pembunuhan di RSUD Majalaya telah menyiapkan kampak sebelum kejadian, sehingga peristiwa tersebut tidak terjadi secara spontan dan diduga kuat sudah direncanakan.
Wakasat Reskrim Polresta Bandung AKP Asep Nuron mengatakan pelaku membunuh korban menggunakan kampak, kemudian memukul lebih dari lima kali ke arah belakang kepala, lalu menjerat leher korban dengan tali untuk memastikan korban meninggal dunia.
“Hasil dari keterangan si tersangka, kampak sudah disiapkan. Setelah pelaku melakukan pemukulan ke korban, untuk memastikan kematiannya, pelaku menjerat dengan korban dengan tali,” kata Asep, Senin (5/1).
Asep menjelaskan, peristiwa itu terjadi pada Minggu (4/1/2026) dini hari. Sekitar pukul 02.00 WIB, piket Polresta Bandung menerima laporan adanya temuan korban penganiayaan di RSUD Majalaya.
Petugas gabungan kemudian mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Korban dievakuasi ke rumah sakit untuk dilakukan autopsi.
Editor : Rizal Fadillah
Artikel Terkait
