Kaliber 308 Winchester: Menggunakan amunisi kaliber 7.62 x 51 mm NATO. Peluru ini dikenal memiliki daya rusak besar dan stabil saat menembus rimbunnya vegetasi hutan, sangat cocok untuk pertempuran gerilya.
Jangkauan Akurasi: Secara teori, senjata ini memiliki jarak tembak efektif hingga 800 meter. Namun, dalam catatan sejarahnya, Tatang mampu melumpuhkan target pada jarak yang lebih ekstrem dengan memanfaatkan perhitungan arah angin dan kelembapan udara secara manual.
Laras Berat (Heavy Barrel): Senjata milik Tatang dilengkapi laras yang lebih tebal untuk menjaga stabilitas suhu saat penembakan berulang, memastikan peluru tidak meleset akibat pemuaian panas.
Editor : Vitrianda Hilba SiregarEditor Jakarta
Artikel Terkait
