QR Code Yanduan Polri ini, ujarnya, menjadi senjata utama Propam Jabar untuk mengawasi proses seleksi agar memegang teguh prinsip BETAH, yakni Bersih, Transparan, Akuntabel, dan Humanis.
"Masyarakat, calon siswa, dan orang tua diimbau untuk langsung melakukan scan QR Code Yanduan Polri jika melihat ada indikasi kecurangan," tuturnya.
Indikasi tersebut, kata Kombes Adiwijaya, dari oknum yang menawarkan bocoran soal ujian hingga menjanjikan kelulusan dengan meminta imbalan tertentu.
Sebagai bentuk keseriusan dan untuk memaksimalkan sosialisasi, Propam Polda Jabar akan memasang spanduk dan standing banner yang memuat QR Code Yanduan di titik-titik lokasi seleksi.
Ini bertujuan untuk mencegah pelanggaran dan mengingatkan para oknum bahwa pengawasan masyarakat ada di mana-mana.
"Mari ciptakan anggota Polri yang bersih dan berkualitas lewat pengawasan bersama," ucap Kombes Pol. Adiwijaya.
Editor : Abdul Basir
Artikel Terkait
