Akhir Pelarian Sopir Travel 'Koboi' Tol Padaleunyi: Dijemput Polisi, Karier di Ujung Tanduk

Aga Gustiana
Sopir travel ugal-ugalan di Tol Padaleunyi, perusahaan PT Bhinneka Sangkuriang Transport sebut pengemudi melanggar standar keselamatan dan siap beri sanksi tegas. Foto: iNews/ M Rafki.

BANDUNG, iNewsBandungRaya.id - Aksi ugal-ugalan seorang sopir travel di ruas Tol Padaleunyi viral di media sosial dan menuai kecaman publik. Pengemudi tersebut terekam melaju dengan kecepatan tinggi sambil berpindah jalur secara agresif di tengah kondisi lalu lintas yang padat.

Dalam video yang beredar, mobil travel berwarna silver tampak beberapa kali memotong jalur kendaraan lain tanpa menjaga jarak aman. Bahkan, dalam satu momen, kendaraan tersebut nyaris bersenggolan setelah sebuah minibus mencoba menyalip.

Aksi tersebut dinilai membahayakan pengguna jalan lain, terlebih dilakukan di jalan tol dengan kecepatan tinggi.

Setelah viral, pihak manajemen PT Bhinneka Sangkuriang Transport akhirnya angkat bicara. Melalui perwakilannya, Anwar Kustiawan, perusahaan menyatakan telah menyerahkan sepenuhnya proses hukum kepada pihak kepolisian.

“Untuk kejadian tersebut saat ini sedang didalami oleh pihak berwajib dan kami serahkan sepenuhnya kepada yang berwajib,” ujarnya.

Pengemudi diketahui bernama Asep dan telah ditindak aparat pada Senin (20/4/2026). Polisi juga mendatangi pool travel di kawasan Jalan Soekarno-Hatta, Kota Bandung untuk melakukan penanganan lebih lanjut.

Pihak perusahaan menegaskan, tindakan pengemudi tersebut melanggar standar keselamatan yang telah ditetapkan. Karena itu, langkah internal juga tengah dilakukan, termasuk kemungkinan pemberian sanksi tegas hingga pemutusan hubungan kemitraan.

“Kalau memang terbukti, kami akan memberikan sanksi sesuai aturan, bahkan sampai mengakhiri kerja sama,” tegas Anwar.

Selain itu, manajemen juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas insiden yang membahayakan keselamatan pengguna jalan.

“Kami memohon maaf sebesar-besarnya kepada masyarakat dan pengguna jalan atas kejadian ini,” katanya.

Terkait kronologi, perusahaan mengungkapkan bahwa sebelum kejadian, pengemudi baru saja menurunkan penumpang di kawasan Buah Batu dan masih membawa satu penumpang menuju Jatinangor.

Namun, alasan pasti di balik aksi ugal-ugalan tersebut masih dalam proses penyelidikan. Pihak manajemen menyebut ada sejumlah faktor yang memengaruhi, termasuk kondisi lalu lintas saat itu.

Kasus ini kini menjadi perhatian publik dan diharapkan menjadi evaluasi bagi perusahaan transportasi dalam meningkatkan pembinaan serta pengawasan terhadap pengemudi demi keselamatan bersama di jalan raya.

Editor : Agung Bakti Sarasa

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network