Dedi Mulyadi Diminta Melek: Siaga 1 Kali Cipamingkis Jadi Bukti Kegagalan Tata Ruang di Bogor Timur

Aga Gustiana
Sungai Cipamingkis meluap. (Foto: Ist)

Desakan untuk Langkah Nyata

Kondisi di Kampung Parakan Panjang saat ini memerlukan lebih dari sekadar kunjungan kerja atau unggahan di media sosial. Warga membutuhkan penguatan tanggul permanen, reboisasi masif di area hulu, dan moratorium izin pembangunan di kawasan rawan bencana.

Jika Gubernur Dedi Mulyadi tidak segera mengambil langkah ekstrem untuk membenahi manajemen sungai dan lingkungan di Bogor Timur, maka luapan Kali Cipamingkis ini akan terus menjadi hantu yang menakutkan bagi warga Sukamakmur. Bencana ini bukan sekadar faktor alam, melainkan akibat dari kebijakan yang abai terhadap keselamatan lingkungan demi kepentingan investasi.

Kini, bola panas ada di tangan Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Akankah suara dari pelosok Sukamakmur ini didengar, ataukah hanya akan dianggap sebagai angin lalu bersama derasnya arus Kali Cipamingkis?



Editor : Agung Bakti Sarasa

Sebelumnya

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network