Polisi menjelaskan bahwa para korban tidak langsung melapor ke pihak berwajib setelah gagal berangkat ke Tanah Suci. Berbagai upaya mediasi telah dilakukan sebelumnya, termasuk melalui kementerian dan pihak lain yang mencoba mencarikan solusi.
“Sudah melalui berbagai upaya, baik difasilitasi kementerian maupun pihak lain untuk mencari solusi,” kata Iman.
Namun, berbagai kesepakatan yang ditawarkan pihak travel dinilai tidak sesuai dengan perjanjian awal dan tidak pernah terealisasi.
“Kondisi tersebut membuat para korban merasa dirugikan dan mengalami dugaan penipuan serta penggelapan,” lanjutnya.
Editor : Rizal Fadillah
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
Artikel Terkait
BERITA POPULER
+
News Update
