BANDUNG, iNewsBandungRaya.id - Timnas Putri Indonesia bakal melakoni 2 laga di ajang FIFA Women's Matchday 2026 bertajuk Garuda Championship Series di Stadion Arcamanik, Kota Bandung pada 3 dan 9 Juni 2026.
Lawan pertama yang akan dihadapi tim Garuda Pertiwi yakni timnas Putri Singapura pada Rabu (3/6/2026) mulai pukul 19.00 WIB. Pelatih Timnas Putri Indonesia Satoru Mochizuki pun menegaskan pasukannya sudah siap melakoni laga persahabatan internasional tersebut. Coach Mochi mengatakan, timnya sudah melakukan sejumlah persiapan jelang menghadapi 2 laga tersebut. Laga ini, menurutnya, akan mejadi tolak ukurnya, mengingat skuat inti timnas putri Indonesia baru saja terbentuk.
"Kalau untuk persiapan tersendiri, kami sudah melakukan dari awal Mei, jadi harusnya sudah siap. Ekspekstasinya terhadap pertandingan pastinya dengan kesempatan pertandingan internasional seperti ini memberikan pengalaman pada pemain," kata Coach Mochi dalam sesi konferensi pers jelang laga di De Pavilijoen Hotel, Jalan RE Martadinata Kota Bandung, Selasa (2/6/2026).
Mochi berharap, 26 pemain yang tergabung dalam skuat inti Garuda Pertiwi bisa lebih berkembang lagi dengan turnamen internasional ini. "Harapannya pemain bisa berkembang jauh lebih lagi dengan kesempatan yang ada ini diberikan," ucapnya.
Menurut pelatih asal Jepang itu, laga internasional ini bagus untuk perkembangan sepak bola putri di Indonesia. Dia pun tidak mau menyepelekan Timnas Singapura, yang menurutnya, mempunya pelatih anyar yang kompeten.
"Saya sangat excited terhadap pertandingan ini karena pelatihnya (Mihoko Ishida) juga teman baik saya. Karena pelatihnya juga bagus, jadi pasti kami sangat berhati-hati," ujar Satoru.
"Untuk sekarang, pastinya mereka akan bermain sepak bola seperti apa, kami belum tahu karena baru juga. Indonesia juga pastinya dalam fase yang terus berkembang. Karena itu, melalui pertandingan melawan Singapura, harapannya kami terus bisa berkembang lebih baik lagi," pungkasnya.
Sementara itu, pemain belakang timnas putri Indonesia Remini Rumbewas mengatakan, sebelumnya Garuda Pertiwi sudah pernah bertemu Singapura. Yakni pada penyisihan Grup A SEA Games 2025 di Stadion 700 Anniversary, Chonburi Thailand, 7 Desember 2025 lalu. Kala itu Indonesia menang dengan skor 3-1.
Namun pada laga kali ini, Remini memprediksi Singapura akan melakukan pergantian strategi yang harus diwaspadai rekan-rekannya. Di sisi lain, timnya pun sudah melakukan persiapan matang sejak sebulan silam.
"Kami kemarin terakhir pernah bermain bersama Singapura di SEA Games, dan menurut kami pasti ada perubahan strategi mungkin, dan pasti mereka juga ada evaluasi juga tentang kami," ungkap Remini pada kesempatan yang sama.
"Untuk persiapan, kami sudah melaksanakan TC di Bandung mulai bulan Mei. Sejauh ini persiapan kami sudah sangat baik dan kami siap bermain untuk besok melawan Singapura, dan Kamboja (9/6/2026)," tegasnya.
Meski punya catatan positif di laga sebelumnya, bek asal Papua ini tidak mau meremehkan tim lawan. Menurutnya, Indonesia bakal tampil dengan kepercayaan diri penuh karena persiapan panjang sudah dilakukan. "Kami juga punya pelatih dan tim ofisial, sehingga kami juga bisa mempersiapkan untuk pertandingan besok," tutupnya
Timnas Putri Indonesia sendiri menyambut Garuda Championship Series dengan kepercayaan diri cukup tinggi. Setelah mencatat hasil memuaskan pada FIFA Women’s Series 2026 di Thailand pada April lalu. Dalam turnamen tersebut, Indonesia menutup kompetisi dengan kemenangan 4-2 atas New Caledonia. Hasil tersebut menjadi sinyal positif bagi perkembangan tim dan diharapkan mampu meningkatkan motivasi para pemain menjelang menghadapi Singapura dan Kamboja pada 9 Juni mendatang. Sayangnya kedua laga tersebut digelar tanpa penonton,
Pelatih timnas putri Singapura Mihoko Ishida (kanan) dan pemain Singapura Danella Tan, bersama Plelatih timnas Putri Indonesia Satoru Mochizuki (kiri) dan pemainnya, Remini Rumbewas, berfoto bersama seusai sesi konferensi pers jelang laga Garuda Championship Series, di De Pavilijoen Hotel, Kota Bandung, Selasa (2/6/2026). (foto: inews.id/deni mulyana)
Timnas Singapura Nantikan Laga lawan Indonesia
Pada kesempatan berbeda, Pelatih Timnas Putri Singapura Mihoko Ishida menegaskan, timnya pun sudah melakukan persiapan yang cukup untuk menghadapi event ini. Menurutnya, para pemain pun sudah bekerja keras dalam latihan sehingga siap menghadapi Indonesia.
"Jadi, saya sangat menantikan pertandingan ini. Perjalanan kami baru saja dimulai, sehingga kami ingin melihat seberapa baik kami bisa bermain melawan Indonesia dan Kamboja," ungkap Coach Ishida dalam sesi konferensi pers jelang laga.
Ishida sendiri mengaku tidak terlalu banyak mendapat informasi tentang kekuatan timnas putri Indonesia. Kendati demikian, Coach Ishida berusaha sebisa mungkin menganalisa permainan Indonesia. "Kemarin, saya bertemu dengan Coach Mochizuki beserta staf. Saya merasa bahwa tingkat fisik para pemainnya (Indonesia) akan cukup tinggi," tegasnya.
Pemain timnas Singapura, Danelle Tan pun mengaku sangat bersemangat menghadapi Indonesia. Danella mengatakan, timnya sudah sering bertanding melawan Indonesia. Bahkan secara pribadi, Danella sudah 5 kali membela timnas Singapura menghadapi Indonesia.
"Mereka bukan lawan yang asing. Selalu menyenangkan kemampuan kami melawan Indonesia, untuk melihat sejauh mana perkembangan kami. Jadi, kami sangat bersemangat," ungkap Danella.
Kendati cukup mengenal timnas Indonesia, Danella memilih lebih fokus pada timnya sendiri. Dia berharap arahan pelatih baru, Coach Mihoko, bisa diterapakan dengan baik di lapangan. "Akan sangat bagus jika hal itu bisa diterapkan di pertandingan internasional dan melihat bagaimana kami mempraktikkan apa yang telah kami latih ke dalam permainan. Ini akan menjadi ujian yang sangat bagus melawan Indonesia dan Kamboja," pungkasnya. (*)
Editor : Abdul Basir
Artikel Terkait
