BANDUNG, iNewsBandungRaya.id - Sejumlah orang tua siswa menggelar aksi unjuk rasa untuk memprotes polemik pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Jawa Barat 2026.
Masa aksi kecewa atas carut marutnya pelaksanaan SPMB ini, terutama terkait penggunaan aplikasi. Aksi ini berlangsung di depan kantor DPRD Jawa Barat, Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Kamis (11/6/2026).
Masa aksi mayoritas ibu-ibu yang bersama pemerhati Pendidikan ini membawa sejumlah tuntutan dan poster. Mereka mendesak adanya langkah serius untuk mengusut pihak yang bertanggung jawab atas kekacauan tersebut.
Ketua Forum Aksi Guru Indonesia (FAGI) Jawa Barat, Iwan Hermawan menilai, salah satu pemicu utama kekacauan terjadi akibat pergantian aplikasi yang digunakan dalam proses penerimaan siswa baru.
Menurutnya, kebijakan tersebut justru menimbulkan masalah baru karena dilakukan tanpa kesiapan yang memadai.
Editor : Abdul Basir
Artikel Terkait
