Terungkap di Sidang, Dugaan Suap Impor Disebut Mengalir ke Sejumlah Institusi

Bennazir
Ilustrasi Suap. (Foto:Istimewa)

Menurut Gautama, sampai saat ini istilah "coklat" dan "coklat tua" masih berada pada ranah informasi yang belum memperoleh pembuktian hukum di pengadilan. Namun fakta yang berkembang di ruang sidang justru memperlihatkan bahwa dugaan aliran dana tidak berhenti di lingkungan DJBC.

Fakta Sidang Mulai Mengarah ke Institusi Lain

Perubahan peta perkara mulai terlihat dalam sidang pemeriksaan terdakwa pada 12 Juni 2026. Saat itu, jaksa KPK membacakan Berita Acara Pemeriksaan (BAP) Andri selaku Ketua Tim Dokumen Importasi Blue Ray.

Keterangan yang dibacakan di persidangan menyebut dugaan pemberian uang tidak hanya ditujukan kepada pihak Bea Cukai. Nama pejabat di lingkungan BPOM dan Kementerian Perdagangan juga muncul dalam uraian BAP tersebut.

Kepada BPOM, pemberian uang atas arahan John Field itu diserahkan langsung kepada Deputi Tubagus dan Direktur Partomo. Andri mengaku menyerahkan uang langsung, lebih dari satu kali di tahun 2025, meskipun ia tidak tahu jumlahnya karena sudah dikemas dalam amplop.

Kepada Kementerian Perdagangan, pemberian uang ditujukan kepada empat orang, yakni Aldison, Ronald, Rangga, dan Michael. Andri juga menyerahkan langsung, lebih dari satu kali di tahun 2025.

Editor : Abdul Basir

Halaman Selanjutnya
Halaman : 1 2 3 4 5 6

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network