BANDUNG, iNewsBandungRaya.id - Bupati Indramayu Lucky Hakim merespons terkait Wabup Syaefudin berstatus tersangka kasus dugaan korupsi tunjangan perumahan dan transportasi DPRD Indramayu.
Lucky Hakim mengaku mendapatkan kabar buruk tersebut melalui di berbagai berita di media online dan eletronik.
"Saya mengetahui dari media dan dari salah satu kepala dinas yg juga dipanggil sebagai tersangka," kata Bupati Indramayu Lucky Hakim, Senin (22/6/2026).
Lucky memantau pemberitaan mengenai Syaefudin sejak satu pekan terakhir. "Sejak diumumkan (sebagai tersangka) oleh kejaksaan (Kejati Jabar) minggu lalu, saya sempat membaca di pemberitaan," ujar Lucky.
Mantan aktor tersebut menegaskan bahwa pemerintahan di Kabupaten Indramayu tetap kondusif hingga saat ini.
"(pemerintah di Indramayu) berjalan normal cuma memang penugasaan terhadap pak wabup (Syaefudin), kami alihkan ke pak Sekda. Karena minggu lalu pak Wabub menyampaikan ke saya bahwa beliau sakit jadi tidak bisa beragenda," tutur Bupati Indramayu.
Ditanya tentang berbagai spekulasi di tengah masyarakat yang menyebutkan indikasi keterlibatan bupati dalam pusaran kasus korupsi tersebut, Lucky Hakim tak menjawab.
Lucky hanya melambaikan tangan tanpa mengeluarkan sepatah kata pun sambil bergegas masuk ke mobil.
Editor : Abdul Basir
Artikel Terkait
