Menumbuhkan Budaya Baca dari Unit Terkecil Keluarga
Menutup perbincangan, Ledia menyinggung rapor merah indeks literasi publik yang masih memprihatinkan. Meski armada perpustakaan keliling masif diterjunkan, pemerataan budaya literasi mustahil terwujud tanpa gerakan organik dari akar rumput.
"Yang paling penting adalah kolaborasi antara Dinas Perpustakaan dengan taman bacaan masyarakat dan komunitas-komunitas literasi agar budaya membaca semakin tumbuh," katanya.
Kota Bandung dinilai punya modal sosial yang kuat berkat menjamurnya komunitas kreatif, salah satunya perkumpulan pegiat tulis seperti Ibu-Ibu Doyan Nulis yang diyakini ampuh memantik tradisi baca-tulis dimulai dari ruang keluarga.
"Semakin banyak orang yang gemar menulis, berarti dia memulai dengan membaca. Dari situ budaya literasi bisa tumbuh di keluarga dan masyarakat," pungkasnya.
Editor : Agung Bakti Sarasa
Artikel Terkait
