Oleh sebab itu, edukasi berkelanjutan dan sinergi lintas sektor dinilai mutlak dilakukan guna menumbuhkan budaya sadar jaminan sosial hingga ke lapisan masyarakat paling bawah.
“Peran lembaga kemasyarakatan pun sangat strategis karena bersentuhan langsung dengan masyarakat. Kami berharap informasi mengenai pentingnya jaminan sosial ketenagakerjaan dapat diteruskan kepada masyarakat secara lebih luas, sehingga semakin banyak pekerja yang memahami dan mendapatkan perlindungan,” ujar Suarni.
Gerakan ini sekaligus mempererat koordinasi antara pihak BPJS Ketenagakerjaan, aparatur pemerintah desa, hingga berbagai elemen komunitas lokal. Lewat edukasi yang masif dan inklusif, diharapkan seluruh tenaga kerja di Kota Bandung dapat menjalankan aktivitas hariaannya secara tenang karena sudah terproteksi dengan baik.
Editor : Agung Bakti Sarasa
Artikel Terkait
