Keamanan Pangan Jadi Perhatian
Rozikin menegaskan, kompetensi juru masak memiliki kaitan erat dengan kualitas dan keamanan makanan yang diproduksi di dapur MBG.
Para chef yang telah mengikuti pelatihan dan sertifikasi diharapkan mampu menerapkan standar pengolahan makanan secara konsisten.
Hal tersebut menjadi penting mengingat dapur SPPG memproduksi makanan dalam jumlah besar untuk didistribusikan kepada penerima manfaat.
“Harapannya, apa pun hidangan yang diproduksi di dapur MBG, bagi teman-teman atau para chef yang sudah tersertifikasi, sudah standar dan aman untuk dikonsumsi,” pungkasnya.
Kompetensi Juru Masak Dikaitkan dengan Kesejahteraan
Selain berkaitan dengan kualitas makanan, Abah Ucu melihat sertifikasi kompetensi sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesejahteraan tenaga kerja di lingkungan SPPG.
Menurutnya, peningkatan penghasilan idealnya berjalan beriringan dengan peningkatan kemampuan dan keahlian.
“Dengan adanya peningkatan itu harus ditunjang dengan kompetensi atau punya keahlian. Salah satunya adalah juru masak,” katanya.
Dengan adanya sertifikasi, para juru masak tidak hanya memiliki pengalaman bekerja di dapur, tetapi juga memperoleh pengakuan atas kompetensi yang dimiliki.
Hal itu dinilai dapat menjadi modal penting bagi pengembangan profesional mereka ke depan.
Editor : Rizal Fadillah
Artikel Terkait
