Pihaknya mendukung penuh penyelenggaraan Karsa 2026 sebagai langkah strategis pemajuan kebudayaan nasional.
“Konferensi ini sejalan dengan amanat Undang-Undang Nomor 5 tahun 2017 tentang Pemajuan Kebudayaan khususnya pengembangan dan pemanfaatan kekayaan intelektual serta ekspresi budaya lokal untuk dunia internasional,” ujarnya.
Menurutnya, sinergi riset kreatif seperti yang dilakukan ISBI Bandung dapat terus bertransformasi menjadi kekuatan ekonomi kreatif berkelanjutan.
Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan ISBI Bandung, Indra Ridwan mengatakan konferensi internasional menjadi salah satu upaya kampus memperkenalkan potensi seni Indonesia kepada dunia.
“Jadi dengan konferensi internasional ini kita bisa mengeksplor apa yang kita punya untuk bisa dikeluarkan, biar orang lain tahu. Ini temanya bagus. root Jadi root itu akar. Kita harus berbicara masalah tradisi, mempelajari tradisi. Tapi setelah tradisi jadi mau diapakan? Kan sudah ada jalurnya, mau dikemanakan? Globalisasi, dibikin yang baru, harus dikembangkan,” jelasnya.
Editor : Rizal Fadillah
Artikel Terkait
