Menurutnya, jaringan industri penting agar seniman Indonesia mendapat lebih banyak kesempatan tampil dan berkembang di pasar internasional.
Sementara itu, Ketua Panitia KARSA 2026, Dede Ananta, menyebut konferensi Internasional ini mendulang animo yang positif dari para peserta.
“Alhamdulillah, LPPM bisa membantu teman-teman untuk bisa menampilkan karya maupun penelitian selama satu tahun ini,” tambahnya.
Dia menuturkan, konferensi KARSA 2026 ditujukan untuk mewadahi semua penelitian dan karya-karya guna mendorong kemajuan seni dan budaya.
Oleh karena itu, pihaknya berharap kegiatan tersebut bisa menjadi agenda tahunan untuk membangun jejaring di dalam negeri maupun Internasional.
“Enggak cuma tari sebetulnya. Bidang lain seperti teater, desain, semua fakultas bisa terwadahi,” tandasnya.
Editor : Rizal Fadillah
Artikel Terkait
