Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Disebut Tulang Punggung Timnas, Maarten Paes Keturunan Asli Belanda Bisa Bela Indonesia
Advertisement . Scroll to see content

Penduduk di Asia Timur Terancam Resesi Seks, Ini Ternyata Penyebabnya!

Kamis, 25 Mei 2023 | 10:32 WIB
  • author Wiwie Heriyani/Rivo
Penduduk di Asia Timur Terancam Resesi Seks, Ini Ternyata Penyebabnya!
Ilustrasi hubungan seks kurang harmonis dialami penduduka Asia Timur. Foto: freepik

JAKARTA, iNews.id - Isu ancaman resesi seks di beberapa negara Asia, terutama di kawasan Asia Timur, baru-baru ini menjadi sorotan perhatian.  Hal ini dikarenakan kondisi tersebut diprediksi akan memiliki dampak yang signifikan terhadap pertumbuhan populasi manusia.

Beberapa negara di Asia seperti Korea, Jepang, dan China dilaporkan menghadapi ancaman resesi seks. Apa itu resesi seks? Istilah "resesi seks" muncul karena adanya fenomena penurunan aktivitas seksual di beberapa negara tersebut. 

Kondisi ini menimbulkan kekhawatiran di kalangan banyak orang, karena resesi seks dapat menyebabkan penurunan angka kelahiran. Dampaknya dapat dirasakan di berbagai sektor. Lalu, apa penyebab resesi seks?

Berikut ini adalah beberapa faktor yang dapat menjadi penyebab penurunan frekuensi hubungan seksual atau resesi seks, seperti yang diambil dari berbagai sumber:

1. Ketidaksiapan finansial

Salah satu faktor penyebab adalah ketidaksiapan finansial. Berdasarkan hasil survei yang telah banyak dilakukan, masalah ketidaksiapan finansial, seperti biaya pernikahan dan beban ekonomi yang timbul akibat memiliki anak, menjadi salah satu alasan banyak perempuan di China enggan untuk menikah. 

Terlebih lagi, selama pandemi Covid-19, China menerapkan kebijakan "Zero Covid" tanpa kompromi, yang mengakibatkan banyak warga kehilangan pendapatan.

Editor: Sazili MustofaEditor Jakarta

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut