Kecoak Cybor Buatan Peneliti Singapura Bisa Selamatkan Manusia

Proses ini menyederhanakan tugas rumit untuk memasang makhluk kecil dengan "ransel" elektronik mini yang dilengkapi dengan elektroda dan mikrochip.
Para peneliti kemudian menggunakan robot yang dilengkapi dengan penglihatan komputer untuk memindai setiap kecoak.
Robot tersebut akan menentukan lokasi implan yang optimal berdasarkan ukuran dan struktur tubuh masing-masing.
Lengan robot akan dengan cermat dan hati-hati memasang komponen yang diperlukan. Setelah ditransplatasikan, elektroda sirkuit dapat secara elektrik merangsang neuron kecoak untuk mengontrol gerakannya.
Setelah prosedur selesai, kecoak dilepaskan. Hewan ini selanjutnya dapat dikendalikan dari jarak jauh.
Para peneliti telah menguji proses produksi ini kepada kecoak berdengking di Madagaskar, yang merupakan salah satu kecoak terbesar dengan ukurannya mencapai 5 dan 7,5 sentimeter saat dewasa.
Editor : Rizal Fadillah