Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Tragis! Penemuan Mayat Membusuk Gegerkan Warga Cicendo Bandung
Advertisement . Scroll to see content

Priguna Dokter PPDS Anestesi Tersangka Kekerasan Seksual Ngaku Hanya Perkosa Korban FH

Senin, 14 April 2025 | 14:57 WIB
  • author Agus Warsudi
Priguna Dokter PPDS Anestesi Tersangka Kekerasan Seksual Ngaku Hanya Perkosa Korban FH
Priguna Anugrah Pratama, dokter PPDS anestesi diduga memperkosa lebih dari satu perempuan di RSHS Bandung. (Foto: Humas Polda Jabar)

BANDUNG, iNewsBandungRaya.id - Priguna Anugerah Pratama (31), dokter Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Anestesi FK Unpad Bandung tersangka kekerasan seksual mengaku hanya satu kali memerkosa korban FH di lantai 7 Gedung MCHC Rumah Sakit (RS) Hasan Sadikin, Kota Bandung. Tersangka pun mengaku dua korban lain tidak diperkosa.

Direktur Kriminal Umum (Dirkrimum) Polda Jabar Kombes Pol Surawan mengatakan, dalam pemeriksaan, Priguna mengaku baru satu kali melakukan aksi bejat itu kepada FH. 

Dua korban lain, kata Surawan, terungkap karena para korban melapor ke hotline RSHS Bandung. Dua korban adalah pasien yang sedang berobat, masing-masing berusia 21 dan 31 tahun. 

“Keterangan dia sih masih yang awal (satu korban, FH), korban terakhir itu. Sementara dua lagi sedang kami dalami,” kata Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Jabar Kombes Pol Surawan kepada wartawan di Mapolda Jabar, Jalan Soekarno-Hatta, Kota Bandung, Senin (14/4/2025). 

Kombes Surawan menyatakan, dua korban baru dimintai keterangan oleh penyidik. Dari keterangan kedua korban terungkap tersangka menggunakan dalih atau modus sama, yakni pemeriksaan medis. 

Padahal, ujar Kombes Surawan, tersangka Priguna, tidak mengantongi izin saat melakukan tindakan medis kepada korban. Hal itu hanya dipakai sebagai alasan Priguna untuk memperdaya para korban. “Tidak ada izin untuk penggunaannya (tindakan medis) dari RSHS,” ujar Kombes Surawan.

Editor: Agus Warsudi

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut