get app
inews
Aa Text
Read Next : Polrestabes Bandung Gagalkan Peredaran 1 Kg Sabu Jelang Perayaan Nataru

Ibu Hamil Nekat Selundupkan Narkoba ke Lapas Banceuy, Sembunyikan Sabu di Bra

Sabtu, 03 Januari 2026 | 17:12 WIB
header img
DP (lingkaran merah) ibu hamil yang nekat mencoba menyelundupkan narkoba ke Lapas Banceuy. (Foto: Istimewa)

BANDUNG, iNewsBandungRaya.id - Ibu hamil berinisial DP nekat menyelundupkan narkoba jenis sabu dan obat keras ke dalam Lapas Kelas IIA Banceuy, Kota Bandung, Sabtu (3/1/2026). DP menyembunyikan sabu dan obat keras itu di balik bra.

Kepala Lapas Kelas IIA Banceuy Eris Ramdani mengatakan, kejadian berawal ketika DP hendak mengunjungi warga binaan lapas berinisial MS.

WBP berinisil MS narapidana kasus pencurian dengan vonis hukuman 3 tahun penjara.

Karena dalam kondisi hamil, DP tidak menjalani pemeriksaan menggunakan X-ray dan body scanner. Namun petugas tetap memeriksa DP secara manual.

Hasil pemeriksaan, petugas menemukan 8 paket sabu dan 20 butir obat keras di dalam BH yang di kenakan DP.

"Petugas menemukan bungkusan di sekitar payudara. Jadi, upaya penyelundupan yang dilakukan DP dapat kami gagalkan," kata Kalapas Banceuy.

Eris menjelaskan, petugas mengamankan DP guna menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Kepada petugas, DP mengaku mendapatkan barang terlarang itu dari orang lain.

"Jadi menurut keterangan sementara memang ada yang menitipkan dari orang luar, terus menyuruh DP untuk ketemu dengan MS," ujar Eris.

Kalapas Banceuy menuturkan, WBP berinisial MS juga akan menjalani pemeriksaan guna membongkar kasus penyelundupan ini.

Lapas Banceuy akan berkoordinasi dengan Satresnarkoba Polrestabes Bandung. Kasus ini akan dilimpahkan ke Polrestabes Bandung.

"Nanti yang pasti tidak ada remisi (untuk MS). Kami akan periksa dulu (MS)," tutur Kalapas.

Eris menegaskan, agar kejadian serupa tak terulang, petugas Lapas Banceuy akan memperketat penjagaan dan pemeriksaan kepada siapa saja yang berkunjung.

"Dari depan pemeriksaan rutin, barang-barang masuk lewat P2U tanpa terkecuali, baik pengunjung dan petugas termasuk WBP di kamar hunian," ucap Eris.

Editor : Agus Warsudi

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut