Program Makan Bergizi Gratis di Sukabumi Mandek, Ribuan Penerima Manfaat Terhenti
Pada awal operasional, seluruh dana sewa diserahkan kepada yayasan. Setelah dua bulan berjalan, skema pembagian berubah menjadi Rp1.800 untuk yayasan dan Rp200 bagi pemilik fasilitas dapur.
Meski demikian, Tini menilai pembagian tersebut tetap memberatkan karena pemilik dapur juga harus menanggung sejumlah biaya tambahan, termasuk sertifikasi dapur.
Sejak Desember 2025, ia memutuskan tidak lagi menyetorkan dana sewa kepada yayasan.
Operasional Dapur Terhenti
Setelah keputusan tersebut, kata Tini, pihak yayasan mengganti virtual account yang digunakan dalam sistem keuangan program MBG. Akibatnya, dapur tidak lagi memiliki akses terhadap aliran dana operasional.
Dampaknya, SPPG Buniwangi tidak lagi memproduksi makanan bergizi yang sebelumnya didistribusikan kepada 2.998 penerima manfaat.
Selain itu, sebanyak 47 relawan dapur yang sebelumnya terlibat dalam operasional kini tidak lagi memiliki aktivitas sejak dapur berhenti beroperasi.
“Saya berharap ini semua segera berakhir dan dapur bisa kembali beroperasi seperti sebelumnya. Kasihan ibu-ibu relawan yang sekarang tidak lagi memiliki kegiatan,” kata Tini.
Editor : Rizal Fadillah