Sektor Swasta Didorong Perluas Cakupan Jaminan Sosial bagi Pekerja Informal di Bandung
BANDUNG, iNewsBandungRaya.id - Mengambil momentum hangatnya bulan suci, BPJS Ketenagakerjaan Kantor Cabang Bandung Suci menggelar agenda gathering dan silaturahmi bersama perusahaan peserta di Crowne Plaza Hotel, Bandung, Kamis (12/03). Acara ini menjadi panggung apresiasi bagi sektor dunia usaha yang konsisten menjaga kesejahteraan tenaga kerjanya.
Setidaknya 113 perwakilan perusahaan hadir dalam pertemuan tersebut. Selain menjadi ajang buka puasa bersama, kegiatan ini difokuskan untuk mempererat koordinasi antara manajemen perusahaan dengan para pembina dari BPJS Ketenagakerjaan.
Dalam kesempatan tersebut, BPJS Ketenagakerjaan Bandung Suci memberikan edukasi mendalam mengenai manfaat program, terutama Jaminan Kehilangan Pekerjaan (JKP). Perusahaan didorong untuk mendaftarkan karyawannya ke dalam Jaminan Pensiun (JP) agar akses terhadap manfaat JKP dapat terbuka lebar bagi para buruh.
Kepala Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Bandung Suci, Mohd Faisal, menegaskan bahwa kolaborasi dengan pelaku usaha adalah kunci utama dalam memperluas cakupan perlindungan sosial di wilayah Bandung.
“Perusahaan dapat turut berperan aktif dalam memperluas literasi dan kepesertaan, termasuk kepada pekerja sektor informal atau Bukan Penerima Upah (BPU) yang berada di sekitar ekosistem usaha Perusahaan, semakin luas cakupan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan maka semakin kuat pula pondasi kesejahteraan masyarakat dan ketahanan ekonomi daerah," kata Faisal.
Faisal menambahkan bahwa dukungan dari sektor swasta sangat krusial. Melalui sinergi yang solid, perlindungan bagi tenaga kerja diharapkan tidak hanya berhenti di sektor formal, tetapi juga merambah ke seluruh lapisan pekerja di berbagai bidang.
Langkah ini dipandang sebagai fondasi penting untuk menjaga stabilitas ekonomi Kota Bandung. Dengan adanya jaminan sosial yang mumpuni, risiko sosial-ekonomi yang dihadapi pekerja dapat diminimalisir, yang pada akhirnya berdampak positif pada iklim investasi dan pertumbuhan ekonomi lokal.
Editor : Agung Bakti Sarasa