Dulu Bertaruh Nyawa Seberangi Sungai, Siswa di Pacet Kini Punya Jembatan Garuda yang Kokoh
“Maka ini kita bangkitkan lagi semangat gotong royong,” ujarnya.
Tak berhenti di jembatan, Dadang juga menjanjikan bantuan rumah tidak layak huni masing-masing tiga unit di dua desa tersebut.
Sementara itu, Dandim 0624 Letkol Kav Samto menegaskan pembangunan jembatan ini merupakan implementasi langsung arahan Presiden Prabowo Subianto agar tidak ada lagi anak sekolah yang harus basah-basahan menyeberangi sungai.
“Bapak Presiden tidak menginginkan lagi ada masyarakat yang berangkat sekolah melalui sungai,” tegasnya.
Menurut Samto, jembatan ini bukan milik pemerintah atau TNI semata, melainkan milik masyarakat.
“Jembatan ini bukan punya pemerintah, bukan punya TNI, tetapi milik masyarakat yang harus dirawat,” katanya.
Di Pacet, Jembatan Gantung Perintis Garuda kini lebih dari sekadar besi, kabel, dan papan pijakan.
Ia adalah jalan baru menuju sekolah tanpa basah-basahan, jalur panen yang lebih cepat, akses pasar yang lebih mudah, sekaligus bukti bahwa pembangunan bisa hadir hingga ke kampung yang lama menunggu.
Dari bambu licin yang penuh cemas, warga kini menapaki harapan baru lebih aman, lebih cepat, dan lebih bermartabat.
Editor : Agung Bakti Sarasa