get app
inews
Aa Text
Read Next : Belum Sempat Bayar Zakat, Posko Mudik Baznas KBB Siapkan Layanan ZIS Bagi Pemudik

Jadi Korban Penipuan Pekerjaan di Perkebunan Sawit Papua, Dinsos Pulangkan Keluarga Asal KBB

Jum'at, 22 Mei 2026 | 20:55 WIB
header img
Satu keluarga asal Desa Puteran, Kecamatan Cikalongwetan, KBB, yang tengah diupayakan kembali ke KBB setelah diduga menjadi korban penipuan pekerjaan di perkebunan sawit di Papua Barat Daya. (Foto: Istimewa).

BANDUNG BARAT,iNews BandungRaya.id - Warga Kabupaten Bandung Barat (KBB) diduga jadi korban penipuan pekerjaan di perkebunan kelapa sawit di Papua Barat Daya.

Saat ini Dinas Sosial KBB tengah berupaya memfasilitasi pemulangan satu keluarga yang berasal dari Desa Puteran, Kecamatan Cikalongwetan, KBB, tersebut.

"Kami menerima surat permohonan pemulangan satu keluarga dari Kota Sorong, Papua Barat Daya, ke Desa Puteran, Kecamatan Cikalongwetan, diduga karena jadi korban penipuan pekerjaan," kata Kepala Dinas Sosial KBB, Idad Saadudin, Jumat (22/5/2026).

Idad mengaku sudah menerima surat dari perangkat daerah Kota Sorong terkait permohonan pemulangan keluarga tersebut ke kampung halamannya di Bandung Barat.

Satu keluarga itu terdiri dari Ade Halidan selaku kepala keluarga, istrinya Peni Herawati, serta dua anak mereka, M. Nurfadilah dan Rizki Thermawan.

Keluarga tersebut diduga menjadi korban penipuan oleh pihak tertentu yang menjanjikan pekerjaan di perkebunan kelapa sawit. Mereka diketahui sudah berada di wilayah tersebut selama lebih dari satu tahun.

“Informasinya mereka tertipu iming-iming pekerjaan di perkebunan kelapa sawit,” imbuhnya.

Adapun untuk proses pemulangan, pihaknya telah berkoordinasi dengan sejumlah pihak, mulai dari Dinas Sosial Provinsi Jawa Barat, Baznas KBB, Dinas Tenaga Kerja KBB, hingga aparat kewilayahan setempat.

Rencananya, keluarga tersebut akan dipulangkan menggunakan kapal Pelni dari Kota Sorong pada Selasa, 26 Mei 2026, menuju Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta.

Setelah tiba di Jakarta, unsur kewilayahan bersama Dinsos KBB akan melakukan penjemputan dan mengantar keluarga tersebut kembali ke rumah mereka di Kecamatan Cikalongwetan.

Idad berharap kejadian serupa tidak kembali menimpa warga Bandung Barat. Khususnya masyarakat yang tergiur tawaran pekerjaan di luar daerah tanpa kejelasan perusahaan maupun jenis pekerjaannya.

“Kejadian ini jadi pelajaran, untuk itu kami mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati jika menerima tawaran kerja di luar daerah," pungkasnya. (*)

Editor : Rizki Maulana

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut