get app
inews
Aa Text
Read Next : Teror Curanmor di Sumedang Dibongkar Polisi: 7 Pelaku Diringkus, Senpi hingga Kunci Palsu Disita

Misteri Kematian Pria Asal Bandung di Sumedang, Diduga Disekap dan Ditemukan Penuh Luka

Senin, 10 Agustus 2026 | 18:33 WIB
header img
Ilustrasi, penemuan jasad pria. (Foto: Istimewa).

BANDUNG, iNewsBandungRaya.id - Seorang pria bernama Handi (46), warga Bandung, meninggal dunia setelah diduga menjadi korban penyekapan dan penganiayaan di kawasan Alam Sari, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat.

Handi ditemukan dalam kondisi mengalami sejumlah luka di sekitar Bundaran Alam Sari. Warga bersama polisi kemudian mengevakuasi korban menggunakan kendaraan patroli untuk mendapatkan perawatan medis.

Namun, nyawa Handi tidak berhasil diselamatkan. Korban dinyatakan meninggal dunia di Rumah Sakit Umum Umar Wirahadikusumah Sumedang pada Sabtu (8/8/2026) pagi.

Handi Ditemukan dalam Kondisi Luka-Luka

Peristiwa tersebut menggegerkan masyarakat di sekitar lokasi. Berdasarkan informasi yang diterima pihak keluarga, Handi diduga mengalami penyekapan sebelum mendapatkan penganiayaan.

Keluarga menyebut korban diduga berada dalam kondisi tangan dan kaki terikat sebelum dianiaya oleh sejumlah orang. Dugaan tersebut kini menjadi bagian dari penyelidikan aparat kepolisian.

Kosasih, salah seorang keluarga korban, mengatakan pihak keluarga mendapat informasi bahwa Handi telah dibawa ke rumah sakit pada Sabtu dini hari.

Ia kemudian mendatangi Instalasi Gawat Darurat (IGD) untuk memastikan kondisi korban. Saat tiba di rumah sakit, Handi disebut sudah dalam keadaan tidak sadarkan diri.

Keluarga juga melihat sejumlah luka pada tubuh korban.

“Saya cek ke IGD dan lihat ipar saya sudah terkapar dan tidak sadarkan diri. Mukanya bengkak semua. Gigi atas bawah dan kaki keluar darah,” ujar Kosasih, Senin (10/8/2026).

Editor : Rizal Fadillah

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut