get app
inews
Aa Text
Read Next : Tips Menyimpan Daging Kurban Agar Tetap Segar dan Tahan Lama di Kulkas

Tips Memilih Susu Formula Anak, Dokter Spesialis Anak Prof Rini Sekartini: Kenali Sumbernya

Senin, 10 Agustus 2026 | 20:06 WIB
header img
Sapi perah penghasil bahan baku susu formula. (Foto: Istimewa).

Prof Rini menuturkan, kualitas susu formula anak dimulai dari kualitas sumber susu yang digunakan. Kondisi lingkungan peternakan, kesehatan sapi, kualitas pakan, serta konsistensi pengelolaan di setiap tahap berperan dalam menjaga kualitas bahan baku susu.

Karena itu, tutur Prof Rini, ekosistem produksi yang terintegrasi menjadi penting. Pengelolaan yang terhubung mulai dari peternakan, pengumpulan susu, fasilitas produksi, hingga pengendalian mutu memungkinkan standard kualitas diterapkan secara lebih konsisten di setiap tahapan. 

"Sistem yang terintegrasi juga mendukung keterlacakan bahan baku sekaligus pengendalian kualitas secara konsisten, sejak dari peternakan hingga menjadi produk akhir," tutur Prof Rini.

Setelah diperah, kata Prof Rini, susu melalui berbagai tahapan pengolahan untuk memastikan keamanan dan kualitasnya sebelum menjadi susu formula. Setiap tahapan membutuhkan standard produksi dan sistem pengendalian mutu ketat, dari penerimaan bahan baku, pengolahan, pengujian kualitas, hingga pengemasan produk.

Salah satu bagian dalam proses tersebut adalah pemanasan, yang berperan penting dalam menjaga keamanan mikrobiologis susu. Di sisi lain, tahapan dan intensitas pemanasan juga perlu dikelola dengan tepat karena dapat memengaruhi karakteristik sejumlah komponen di dalam susu.

Proses pemanasan juga dapat memicu reaksi maillard, yaitu reaksi antara gula alami dalam susu dengan protein atau asam amino. Sebuah studi yang dipublikasikan dalam Journal of Food Science menunjukkan, semakin tinggi intensitas pemanasan awal, sejumlah indikator reaksi maillard dalam susu bubuk dan susu rekonstitusi cenderung meningkat. 

Temuan ini menunjukkan pentingnya pengelolaan setiap tahapan produksi secara tepat dan konsisten. Proses pemanasan tetap diperlukan untuk menjaga keamanan produk. Karena itu, yang perlu diperhatikan bukan sekadar ada atau tidaknya proses pemanasan, tetapi bagaimana proses tersebut, bersama tahapan produksi lainnya, dikelola dan dikendalikan secara konsisten. 

"Transparansi mengenai bahan dan proses produksi dapat membantu orang tua membuat pilihan berdasarkan informasi yang lebih utuh,” ucapnya.

Editor : Abdul Basir

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut