Anggaran Rp9,3 Miliar Muncul, Maulana Yusuf Desak Pemprov Jabar Buka-bukaan Soal Tajug Gede
“Kenapa di awal tahun tidak ada, sekarang ada? Kalau memang niatnya membantu masjid-masjid yang di bawah BPIC, kenapa tidak dari awal tahun dialokasikan anggarannya?” ujarnya.
Menurutnya, Pemprov Jawa Barat perlu menjelaskan secara terbuka peruntukan anggaran tersebut. Terutama, apakah dana tersebut akan digunakan untuk seluruh masjid yang berada di bawah pengelolaan BPIC atau terdapat alokasi yang berkaitan dengan masuknya Masjid Tajug Gede.
“Masjid mana saja yang akan dibantu Pemprov dengan anggaran Rp9 miliar itu? Atau jangan-jangan untuk Masjid Tajug Gede saja?” kata Maulana.
Jumlah Masjid di Bawah BPIC Kembali 15
Maulana juga memaparkan perubahan jumlah masjid yang berada dalam pengelolaan BPIC.
Sebelumnya, terdapat 15 masjid yang dikelola BPIC. Setelah Masjid Agung Bandung dikeluarkan dari pengelolaan tersebut, jumlahnya berkurang menjadi 14 masjid.
Masuknya Masjid Tajug Gede kemudian membuat jumlah masjid yang berada di bawah pengelolaan BPIC kembali menjadi 15 masjid.
Bagi Maulana, persoalan utama bukan keberadaan Tajug Gede sebagai tempat ibadah. Ia menilai yang perlu dijelaskan adalah dasar objektif dan kriteria pengelolaan masjid oleh pemerintah provinsi.
Terlebih, Tajug Gede memiliki keterkaitan dengan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi sebagai pihak yang mendirikan masjid tersebut.
Editor : Rizal Fadillah