Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Satgas PKH Harus Bisa Tangkal Ancaman Resource Curse dan Berpihak ke Rakyat
Advertisement . Scroll to see content

Satgas PKH Gagal Capai Lokasi, Dugaan Tambang Ilegal Wapoga Bikin Masyarakat Adat Bertanya

Minggu, 04 Oktober 2026 | 17:14 WIB
  • author Susana
Satgas PKH Gagal Capai Lokasi, Dugaan Tambang Ilegal Wapoga Bikin Masyarakat Adat Bertanya
Dugaan tambang ilegal di Wapoga, Nabire, dilaporkan DPRK kepada Satgas PKH. (Foto: Istimewa).

"Masyarakat adat pasti berharap adanya kepastian mengenai tindak lanjut atas laporan dugaan aktivitas pertambangan ilegal di Wapoga, termasuk langkah konkret yang akan dilakukan setelah kunjungan pada 18 September 2026," kata Priskila.

Menurut Priskila, persoalan dugaan tambang ilegal di Wapoga tidak semata-mata berkaitan dengan aktivitas pertambangan ataupun penertiban kawasan hutan.

Persoalan tersebut juga menyentuh aspek kehidupan masyarakat adat, terutama menyangkut kepastian penghidupan, perlindungan hak masyarakat adat, hingga keberlanjutan pembangunan di wilayah Wapoga.

Ia menilai perhatian terhadap persoalan tersebut menjadi penting karena masyarakat di wilayah tersebut selama ini dinilai belum sepenuhnya mendapatkan akses pelayanan pemerintah.

DPRK Dorong Penanganan Transparan

Priskila berharap seluruh pihak terkait dapat membangun komunikasi yang terbuka dalam menangani laporan masyarakat mengenai dugaan pertambangan ilegal di Wapoga.

Menurutnya, setiap laporan yang disampaikan masyarakat perlu mendapatkan tindak lanjut yang jelas sehingga masyarakat mengetahui perkembangan penanganannya.

"Karena itu, masyarakat berharap seluruh pihak terkait dapat membangun komunikasi yang terbuka dan memastikan setiap laporan masyarakat ditindaklanjuti secara transparan, sesuai ketentuan hukum dan dengan tetap memperhatikan kepentingan serta hak masyarakat adat setempat," ujarnya.

DPRK Nabire pun berharap penanganan dugaan aktivitas pertambangan ilegal di Wapoga dapat dilakukan secara menyeluruh. Kepastian mengenai kondisi lapangan dan langkah pemerintah dinilai penting agar persoalan tersebut tidak berlarut serta tidak menimbulkan ketidakpastian di tengah masyarakat adat.

Editor: Rizal Fadillah

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut