Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Ribuan Warga Bandung Siap Tumpah Ruah di Bale Rame, Kampanyekan Gerakan Bebas Keropos Tulang
Advertisement . Scroll to see content

Merayakan Seni Inklusif: Pameran IN MEDIO Bandung Angkat Karya Seniman Tuli dan Disabilitas

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 18:15 WIB
  • author Aga Gustiana
Merayakan Seni Inklusif: Pameran IN MEDIO Bandung Angkat Karya Seniman Tuli dan Disabilitas
Dukung Ekosistem Kreatif dan Inklusivitas Seni, JNE Resmi Jadi Mitran Logistik Pameran IN MEDIO di Bandung. (Foto: Rizal Fadillah)

Apresiasi tinggi datang dari Direktur Program ARTJOG, Gading Narendra Paksi, atas peran JNE dalam memfasilitasi kebutuhan pengiriman materi pameran. Gading menerangkan bahwa perhelatan IN MEDIO merupakan puncak dari program residensi seniman yang sebelumnya diselenggarakan di Yogyakarta. Agenda ini lahir dari visi platform Love ARTJOG dalam menciptakan ekosistem kesenian yang lebih ramah disabilitas serta mendorong kesadaran publik mengenai inklusivitas.

Pelaksanaan program ini melibatkan kerja sama lintas institusi, seperti Tab Space—sebuah social enterprise yang menaungi seniman disabilitas secara profesional—serta dotHub Space selaku wadah kolaboratif seni, desain, dan budaya. Di samping itu, kolektif seni independen asal Yogyakarta, Ace House Collective, turut bertindak sebagai fasilitator kegiatan.

Tercatat lima perupa berbakat yang mengikuti proses residensi intensif tersebut, yakni Clara Vania (Yogyakarta), Dewi Nurlaela (Jakarta), Ilham Sadikin (Bandung), Septa Anggitayuda (Bogor), serta Zakka Nurul Giffani Hadi (Yogyakarta). Selama 10 hari, para peserta melakoni rangkaian lokakarya, eksplorasi artistik, hingga berdiskusi langsung dengan komunitas seni di Yogyakarta.

Hasil dari proses kreatif tersebut menjelma menjadi ragam karya dengan berbagai bentuk medium visual. Mulai dari konsep arsitektur futuristik bercampur figur robotik, dokumentasi foto berteknologi cyanotype, instalasi kesetaraan bahasa isyarat untuk komunitas Tuli dan Dengar, hingga eksplorasi seni kolase fisik-digital.

Melalui kehadiran pameran IN MEDIO, publik diajak untuk menyelami wacana keberagaman dan kesetaraan dalam praktik seni modern. Penyelenggaraan ini mempertegas pesan bahwa ruang kreativitas terbuka luas bagi siapa saja tanpa batas.

Bagi JNE, partisipasi ini sejalan dengan misi perusahaan menyongsong usia ke-36 tahun dengan mengusung tema besar "Melesat Hebat". Perusahaan berkomitmen untuk terus merangkul beragam komunitas dan pemangku kepentingan guna memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan masyarakat Indonesia.

Editor: Agung Bakti Sarasa

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut