"Ada lima hal yang harus kita suguhkan kepada publik. Terutama dalam rangka meningkatkan sumber daya manusia yang profesional dan paham tentang IT (Informasi dan Teknologi)," ungkapnya.
Menurutnya, hal ini tidak bisa dihindari dari masalah digitalisasi dan transformasi, terutama dalam pengalihan industri pertanian dan sebagainya.
"Termasuk kemarin sudah launching dan langsung dibuka oleh Pak Presiden, bahwa kita sudah saatnya untuk satu aplikasi. Namanya Ina Digital. Dengan itu diharapkan setiap instansi dan setiap dinas tidak boleh ada dua aplikasi, cukup dengan satu aplikasi Ina digital," katanya.
"Mohon ini diinformasikan kepada publik, sehingga pelayanan baik kepada kementerian bisa satu aplikasi atau satu titik," tambahnya.
Dadang menilai, bahwa rencana Presiden ini sangat luar biasa karena dapat memangkas anggaran yang sangat besar, yaitu mencapai Rp6,2 triliun.
Editor : Rizal Fadillah
Artikel Terkait