DPRD Indramayu sudah pernah membentuk Panitia Khusus (Pansus) untuk mengurai carut-marut BPR KR Indramayu.
Namun hasil pansus itu tidak pernah diterjemahkan menjadi tindakan nyata oleh pemerintah daerah, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), dan aparat penegak hukum dengan mengusut para pelaku korupsi, kolusi, dan nepotisme dalam kasus tersebut.
“Pansus hanya menghasilkan laporan, tanpa ada tindak lanjut yang seharusnya bisa dilakukan berupa penelusuran aset, audit lanjutan, atau strategi pengembalian dana nasabah. Bahkan, pansus tidak mendorong pemeriksaan terhadap aktor eksternal yang menikmati fasilitas kredit tanpa agunan,” tutur Andika.
Andika menegaskan, demonstrasi mahasiswa dan masyarakat Indramayu yang mendatangi Kejati Jabar beberapa kali menunjukkan bahwa publik mulai putus asa. Mereka menilai penyelidikan kasus ini berjalan sangat lambat. Bahkan cenderung stagnan.
“Tidak ada tersangka baru sejak kasus ini pertama kali mencuat. Aparat penegak hukum terlihat hanya menyentuh lapisan terluar, sementara aktor yang diduga menikmati fasilitas kredit besar justru tidak diganggu sama sekali,” ucapnya.
Saat ini, ujar Andika, ribuan nasabah BPR KR Indramayu, dari ibu rumah tangga, petani, buruh, pedagang kecil, hingga pensiunan, telah berulang kali mendatangi kantor BPR, Pemda, OJK, hingga DPRD untuk meminta kepastian.
Namun jawaban yang mereka dapatkan selalu sama, yaitu, masih dalam proses. Sementara itu, simpanan yang mereka kumpulkan bertahun-tahun tetap tidak dapat dicairkan, dan tidak ada jaminan kapan atau apakah dana itu akan kembali.
Bahkan beberapa nasabah mulai merasa frustasi karena dana mereka tidak bisa dicairkan. “Uang kami hilang bukan karena kesalahan kami. Tapi kenapa kami yang harus menanggung akibatnya?” ujar Andika menirukan protes para nasabah.
Menurut Andika, kasus BPR KR ini memperlihatkan kegagalan menyeluruh dalam berbagai aspek, yaitu kelemahan tata kelola internal BPR, pengawasan OJK yang tidak cepat merespons sinyal-sinyal pelanggaran, pansus DPRD yang tidak membawa dampak nyata.
Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait
