Dampak Perang Iran vs Israel-Amerika, Travel Umrah di Jabar Diimbau Reschedule Keberangkatan

Agus Warsudi
Jamaah umrah. (Foto ilustrasi/Istimewa)

BANDUNG, iNewsBandungRaya.id - Ratusan biro travel di Jawa Barat diimbau menjadwalkan ulang atau reschedule perjalanan umrah konsumen. Dampak perang Iran melawan Israel dan Amerika Serikat dikhawatirkan mengancam keselamatan jamaah.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah (Kanwil KHU) Jawa Barat Boy Hary Novian mengatakan, biro travel haji dan umrah  di Jawa Barat yang berada di bawah Kementerian Haji dan Umrah, tercatat sebanyak 649.

"Kalaupun yang sudah mempunyai jadwal bisa melakukan reschedule. Karena memang dari penerbangan pun memberikan opsi untuk bisa reschedule," kata Boy kepada wartawan, Selasa (3/3/2026).

Boy menjelaskan, sampai hari ini, Kanwil KHU Jabar belum menerima informasi terkait penundaan keberangkatan umrah dari travel di Jabar.

"Kita masih menunggu dari pusat. Karena kan ketika dia terdaftar di SISKOPATU baru bisa ketahuan dia melakukan perjalanan ibadah umrah. Kalau belum masuk ke dalam SISKOPATU itu belum bisa dihitung," ujarnya.

Saat ini, tutur Kakanwil KHU Jabar sebanyak lebih dari 3.000 jamaah asal Jawa Barat yang melaksanakan ibadah umrah di Tanah Suci Mekkah. Kondisi mereka dinyatakan aman. 

"Ada sekitar tiga ribuan jamaah Jawa Barat yang masih melaksanakan ibadah umrah di Tanah Suci saat ini. Itu informasi dari pusat yang kami dapat seperti itu," tutur Boy.

Boy memastikan, sampai saat ini, tidak terjadi penutupan bandara di Arab Saudi. Jadwal kepulangan para jamaah umrah tidak ada masalah.

"Memang dari awal tidak ada penutupan bandara di Arab Saudi. Kami dapat informasi tetap berjalan seperti biasa. Masih bisa melakukan perjalanan atau rute penerbangan," tuturnya.

Editor : Agus Warsudi

Halaman Selanjutnya
Halaman : 1 2

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network