Fenomena El Nino Ancam Ribuan Hektare Lahan Pertanian di KBB Kekurangan Air

Adi Haryanto
Ribuan hektare lahan pertanian di KBB terancam kekeringan imbas dari fenomena El Nino sehingga petani diimbau mengatur pola tanam dan menanam palawija yang tidak membutuhkan pasokan banyak air selama musim kemarau. Foto/Inews Bandung Raya

Sementara itu di tengah ancaman kekeringan, produksi gabah Bandung Barat masih menunjukkan capaian positif. Selama periode Januari hingga Mei 2026, produksi gabah tercatat mencapai 112.351 ton Gabah Kering Panen (GKP).

Jumlah tersebut setara dengan 96.645 ton Gabah Kering Giling (GKG) atau sekitar 60.615 ton beras, atau 49,4 persen dari target produksi gabah tahun 2026.

Ia mengingatkan dampak El Nino terhadap produksi pertanian tidak bisa dianggap remeh. Berdasarkan pengalaman pada 2023, produksi gabah di Bandung Barat mengalami penurunan sekitar 5-7% dari target tahunan akibat kekeringan.

Apabila intensitas kekeringan tahun ini meningkat hingga kategori ekstrem, penurunan produksi gabah diperkirakan bisa mencapai 10-15%, terutama di wilayah sawah tadah hujan.

"Kerugian terbesar biasanya terjadi akibat gagal panen atau puso pada lahan tadah hujan. Sementara pada lahan yang masih dapat dipanen, kualitas hasil panen cenderung menurun," pungkasnya. 

Editor : Rizki Maulana

Sebelumnya

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network