BANDUNG, iNewsBandungRaya.id - Tuberkulosis (TB) dan stunting pada anak menjadi dua persoalan yang dapat berdampak serius terhadap kualitas sumber daya manusia. Upaya pencegahan sejak tingkat keluarga pun menjadi penting untuk memutus risiko yang dapat memengaruhi tumbuh kembang anak.
Merespons persoalan tersebut, tim dosen dan mahasiswa Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) melaksanakan program pengabdian kepada masyarakat di Desa Cisondari, Kecamatan Pasirjambu, Kabupaten Bandung.
Program tersebut mengusung tema "Mitigasi TB-Stunting Berbasis Ketahanan Keluarga" dengan melibatkan kader PKK dari berbagai Rukun Warga (RW) di Desa Cisondari.
Keterlibatan kader dari setiap RW diharapkan dapat memperluas jangkauan edukasi dan pendampingan kepada masyarakat. Para kader diposisikan sebagai garda terdepan dalam memberikan edukasi sekaligus membantu meningkatkan kesadaran keluarga terhadap pencegahan TB dan stunting.
UPI Libatkan 35 Kader PKK
Program pengabdian tersebut mendapat pendanaan dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) melalui hibah BIMA skema Pemberdayaan Masyarakat Pemula (PMP).
Tim multidisiplin UPI dipimpin oleh Sarah Nurul Fatimah, M.Tr.Sos., dosen Program Studi Pendidikan Kesejahteraan Keluarga.
Editor : Rizal Fadillah
Artikel Terkait
