Bukan Sekadar Gangguan Teknis
Iskandar menjelaskan bahwa penyebab gangguan di Sumatera dan Jawa memang berbeda.
Di Sumatera, beberapa pemadaman dipicu oleh cuaca ekstrem, banjir, longsor hingga kerusakan jaringan transmisi dan distribusi.
Sementara di Jawa, PLN menjelaskan gangguan disebabkan oleh masalah pasokan batu bara serta keluarnya sejumlah pembangkit dari sistem.
Meski demikian, menurutnya fokus pembahasan tidak boleh berhenti pada penyebab langsung semata.
Dalam perspektif audit, yang lebih penting adalah memahami mengapa sistem menjadi sangat rentan ketika menghadapi tekanan atau gangguan.
"Yang lebih penting adalah memahami mengapa sistem begitu rentan ketika gangguan terjadi," jelasnya.
Ia mengibaratkan kondisi tersebut seperti seseorang yang mudah jatuh sakit bukan hanya karena virus, tetapi karena daya tahan tubuh yang lemah.
Karena itu, evaluasi terhadap sektor ketenagalistrikan nasional perlu dilakukan secara menyeluruh, termasuk kemampuan sistem dalam mengantisipasi risiko dan mengelola krisis.
Editor : Rizal Fadillah
Artikel Terkait
