Korban Mengalami Luka, Kerusakan Bus Capai Rp10 Juta
Dalam penyerangan di Rest Area KM 360 Tol Batang-Pemalang tersebut, PP mengalami sejumlah luka akibat dugaan pemukulan.
Korban dilaporkan mengalami luka robek pada bagian dalam hidung, memar, serta pembengkakan di wajah dan kepala. Akibat kondisi tersebut, PP harus mendapatkan perawatan medis di RSUD Batang.
Selain menimbulkan korban luka, insiden itu menyebabkan kerusakan pada kaca belakang dan bodi bus yang ditaksir mencapai Rp10 juta.
Peristiwa tersebut menjadi perhatian karena melibatkan rombongan pemain muda yang sedang menjalani perjalanan pulang setelah beraktivitas di luar kota. Insiden ini juga kembali menyoroti pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban di tengah rivalitas suporter sepak bola.
Persib Apresiasi Pengungkapan Kasus, Minta Suporter Jaga Kedamaian
Direktur Pengembangan Pemain Muda PT Persib Bandung Bermartabat, Zaenal Arif, mengapresiasi langkah kepolisian dalam mengungkap kasus penyerangan terhadap rombongan Persib U-18.
Ia berharap proses hukum terhadap para tersangka dapat berjalan hingga tuntas. Zaenal juga mengingatkan seluruh suporter sepak bola di Indonesia agar menjaga kedamaian dan tidak melakukan tindakan yang dapat membahayakan orang lain.
"Kami berharap kasus ini cukup sampai di sini. Kami berpesan kepada suporter di Indonesia jaga kedamaian dan kasus ini bisa menjadi efek jera," kata Zaenal.
Pengungkapan kasus ini diharapkan menjadi pengingat bahwa perbedaan dukungan terhadap klub sepak bola tidak seharusnya berujung pada kekerasan. Rivalitas antarsuporter semestinya tetap berada dalam batas sportivitas, tanpa mengancam keselamatan pemain, ofisial, maupun masyarakat.
Polisi telah mengamankan tiga tersangka dengan dugaan peran berbeda dalam insiden tersebut. Proses hukum selanjutnya diharapkan dapat memberikan kejelasan atas rangkaian kejadian sekaligus mencegah terulangnya aksi serupa dalam perjalanan rombongan tim sepak bola di kemudian hari.
Editor : Rizal Fadillah
Artikel Terkait
