Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : PBNU: Masyarakat Harap Sistem Pemerintah Tak Lagi Cederai Demokrasi Pilkada
Advertisement . Scroll to see content

Survei Kitapolling: Ganjar-Mahfud Dianggap Paling Mampu Wujudkan Supremasi Hukum

Rabu, 08 November 2023 | 16:10 WIB
  • author Rizal Fadillah
Survei Kitapolling: Ganjar-Mahfud Dianggap Paling Mampu Wujudkan Supremasi Hukum
Ganjar Pranowo dan Mahfud MD. (Foto: Azis Indra)

Untuk diketahui, demokrasi di Indonesia masih digolongkan sebagai flawed democracy atau demokrasi cacat. Dalam laporan indeks demokrasi yang dirilis The Economist Intelligence Unit (EIU) pada awal Februari 2023, Indonesia berada di urutan ke-54 dari 167 negara dengan skor 6,71.

Skor tersebut sama dengan capaian di tahun 2021. Dengan begitu, demokrasi Indonesia bisa dikatakan berjalan dengan stagnan.

“Situasi ini menunjukkan bahwa selama periode kepempinan Joko Widodo selaku Presiden Republik Indonesia, isu demokrasi dan hukum belum menjadi program prioritas,” kata Budi.

Budi mengatakan, secara eksplisit dalam visi-misi dari masing-masing pasangan bakal calon presiden dan wakil presiden yang akan bertarung di Pilpres 2024 menyatakan kehendaknya untuk menggapai Indonesia Emas 2045. 

“Demi terwujudnya masa depan nan gemilang tersebut, tegaknya demokrasi substansial dan supremasi hukum, termasuk hukum yang adaptif dibutuhkan sebagai landasan,” ungkapnya.

Editor: Rizal Fadillah

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut