Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Lawangwangi Buka Galeri G. Sidharta, Langkah Awal Menuju Museum Seni
Advertisement . Scroll to see content

Lukisan Foto-realis Guntur Timur dan Mariam Sofrina Tampil di Lawangwangi Bandung

Sabtu, 19 April 2025 | 14:33 WIB
  • author Abbas Ibnu Assarani
Lukisan Foto-realis Guntur Timur dan Mariam Sofrina Tampil di Lawangwangi Bandung
Pameran lukisan fotorealis duo Guntur Timur dan Mariam Sofrina yang diberi tajuk On Slowness: Painting Displacement berlangsung di Lawangwangi Creative Space, Bandung. (Foto:Bas)

Ruang private atau personal territory itulah yang kemudian ditetapkan oleh Guntur Timur sebagai ruang estetik yang akan dipertimbangkan menjadi pokok soal pada karya lukis foro-realis di mana gradasi dari putih ke hitam dikomposisikan sedemikian terampil hingga menyajikan kedalaman yang intim terhadap ruang, sudut pandang melihat objek lukis, titik sinar hingga bayang-bayangnya, serta suasana hangat dan dingin pada ruang tertentu. 

Guntur Timur menemukan tone abu-abu yang unik dari campuran cat minyak yang digunakannya sebagai material utama lukisan foto-realisnya pada pameran ini.

“Lukisan saya memang mencerap banyak persoalan politik, ekonomi, budaya dan banyak peristiwa lainnya yang menurut saya seperti negasi hitam dan putih; salah-benar dan lainnya. Lalu saya menemukan abu-abu yg dianggap netral, tetapi justru mendorong saya untuk mengeksplorasi ketegangan yang ada pada abu-abu itu dalam lukisan saya pada bidang objek yang di belakang (background) dan permukaan paling dekat (foreground),” kata Guntur Timur.

Lukisan foto-realis karya Mariam Sofrina menyajikan keutuhan lanskap kota di Austria dan Jerman yang dikoleksinya menjadi pengalaman personal dengan warna, kedalaman serta tektur objek-objek yang dilukisanya. Beberapa lanskapnyang pilihndan dipotret oleh Mariam Sofrina memiliki nilai sejarah kelam kemanusiaan, khususnya terkait pembantaian etnis Yahudi. 

Yang berbeda dari lukisan Guntur Timur, Mariam Sofrina menggunakan lapisan-lapisan warna sesuai dengan persepsi optis terhadap lanskap aslinya - praktik seni mimesis ditambah dengan gagasan estetik pada lukisan foto-realis objek lanskapnya.

Editor: Abdul Basir

Related News

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut