Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Polda Jabar Gulung Komplotan Pornografi Anak, 8 Pelaku Idap Penyimpangan Seksual 
Advertisement . Scroll to see content

BREAKING NEWS Polda Jabar Bongkar Pabrik Narkoba Sindikat Golden Crescent, Satu WN Iran Dicokok

Kamis, 10 Juli 2025 | 12:55 WIB
  • author Agus Warsudi
BREAKING NEWS Polda Jabar Bongkar Pabrik Narkoba Sindikat Golden Crescent, Satu WN Iran Dicokok
Dirresnarkoba Polda Jabar Kombes Pol Albert RD bersama anggota menunjukkan barang bukti kasus pabrik sabu. (FOTO: AGUS WARSUDI)

BANDUNG, iNewsBandungRaya.id - Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Jabar membongkar pabrik atau clandestine laboratory sabu di Kelurahan Meruya Selatan, Kecamatan Kembangan, Jakarta Barat. Polisi juga menangkap MT warga negara (WN) Iran dan RA warga Meruya Selatan yang merupakan anggota sindikat Golden Crescent.

Dari lokasi penggerebekan, polisi menyita barang bukti berupa dua galon berisi 128 liter sabu cair, bahan kimia HCL, sejumlah drum dan jeriken, serta peralatan pembuatan sabu.

Direktur Ditresnarkoba Polda Jabar Kombes Pol Abert RD mengatakan, pengungkapan kasus ini berawal dari penangkapan kurir sabu dengan barang bukti 50 gram. Dari kasus ini, penyidik Polda Jabar melakukan pengembangan hingga terungkaplah pabrik sabu di Kembangan, Jakarta Barat.

Berdasarkan hasil penyelidikan, kata Dirresnarkoba, sabu 50 gram tersebut merupakan produksi home industri. Sabu tersebut dibuat oleh MT, warga negara Iran. MT merupakan koki atau tukang masak yang meracik semua bahan kimia untuk membuat narkoba golongan 1 methamphetamine atau sabu.

"Ternyata, setelah pertama kali datang membuat sukses membuat sabu, MT ini datang lagi ke Indonesia. Kami dibantu Satresnarkoba Polres Jakarta Barat, memantau pergerakan MT," kata Dirresnarkoba, Kamis (10/7/2025).


Tampang tersangka MT dan RA, anggota sindikat narkoba Golden Crescent. (FOTO: AGUS WARSUDI)

Editor: Agus Warsudi

Related News

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut