Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Merdeka Stunting 2026, Komitmen Nyata Cegah Stunting sejak Janin dalam Kandungan
Advertisement . Scroll to see content

Kolaborasi ITB dan Unmul, Warga IKN Belajar Olah Herbal dan Cegah Stunting

Minggu, 05 Oktober 2025 | 08:09 WIB
  • author Susana
Kolaborasi ITB dan Unmul, Warga  IKN Belajar Olah Herbal dan Cegah Stunting
ITB dan Universitas Mulawarman berkolaborasi memperkuat edukasi kader kesehatan di wilayah IKN Nusantara. Foto: Ist.

Rangkaian kegiatan meliputi penyampaian materi, lokakarya pemanfaatan obat tradisional aman dan efektif, serta diskusi keamanan pangan rumah tangga. Peserta juga menerima buku “Kader Kesehatan Mitra Apoteker” sebagai panduan praktik di lapangan.

Ketua tim pengabdian Sekolah Farmasi ITB, Prof. Dr.rer.nat. apt. Sophi Damayanti, M.Si., menegaskan bahwa ketahanan pangan keluarga tidak hanya menyangkut ketersediaan bahan makanan, tetapi juga proses pengolahan, penyimpanan, dan konsumsi yang aman.

“Ketahanan pangan keluarga bukan sekadar soal ketersediaan, tapi juga cara pengolahan dan penyimpanan yang aman. Kontaminasi pangan bisa memperburuk status gizi anak,” jelasnya.

Menurut Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023, prevalensi stunting nasional hanya turun 0,8 persen dari tahun sebelumnya, sedangkan di Kecamatan Sepaku, 1 dari 4 anak masih mengalami stunting. Karena itu, Sophi menekankan pentingnya pemanfaatan tanaman herbal lokal seperti kelor, temulawak, dan kunyit untuk memperbaiki gizi dan imunitas anak.

Senada, Apt. Defri Rizaldy, Ph.D., menambahkan bahwa sumber daya alam Indonesia memiliki potensi besar dalam pengembangan pangan fungsional dan obat tradisional.

Editor: Rizal Fadillah

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut