Topan Ardiansyah Putra Terpilih Jadi Ketua KORMI Kota Bandung, Prof Ibo Titip Pesan
Verifikasi bakal calon kemudian diperpanjang hingga pelaksanaan Muskotlub dan disahkan melalui pleno forum.
Namun, menjelang penetapan ketua, tiga nama menyatakan mengundurkan diri.
Prof. Mustika Fitri menyampaikan pengunduran dirinya secara tertulis pada 30 September 2026. Setelah itu, Akhmad Gartila juga mengundurkan diri secara tertulis, sedangkan Andri Rusmana menyampaikan pengunduran diri secara lisan melalui pesan WhatsApp kepada SC-OC.
Dengan mundurnya tiga bakal calon tersebut, Topan menjadi satu-satunya kandidat yang tersisa. Peserta Muskotlub kemudian menyepakati Topan sebagai calon tunggal sekaligus menetapkannya sebagai Ketua KORMI Kota Bandung masa bakti 2026–2030.
Prof. Mustika Fitri Beri Restu
Mantan Plt Ketua KORMI Kota Bandung sebelumnya, Prof. Mustika Fitri atau yang akrab disapa Prof. Ibo, menyampaikan dukungannya terhadap kepemimpinan baru tersebut.
Guru Besar FPOK Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) itu menilai proses penetapan Topan merupakan bagian dari mekanisme organisasi yang memberikan kesempatan kepada seluruh Inorga untuk mengajukan calon.
Baginya, setelah keputusan organisasi diambil, seluruh pihak perlu kembali menempatkan kepentingan KORMI sebagai prioritas.
"Siapa pun yang terpilih melalui mekanisme organisasi harus didukung bersama. Tidak ada lagi kepentingan lain di luar kepentingan organisasi," ujar Prof. Ibo.
Editor: Rizal Fadillah