Topan Ardiansyah Putra Terpilih Jadi Ketua KORMI Kota Bandung, Prof Ibo Titip Pesan
Ia juga berharap kepemimpinan baru dapat menjalankan amanah tanpa kembali terseret dalam persoalan internal yang berpotensi menghambat program organisasi.
"Bismillah lancar semuanya, KORMI Kota Bandung kembali cerah, aamiin," katanya.
Minta KORMI Belajar dari Dinamika Sebelumnya
Prof. Ibo juga menitipkan pesan agar kepengurusan baru menjadikan dinamika yang terjadi sebelumnya sebagai bahan evaluasi.
Menurut dia, KORMI Kota Bandung sudah beberapa kali menghadapi persoalan internal. Karena itu, kepemimpinan baru diharapkan tidak menghabiskan energi organisasi untuk persoalan yang tidak berkaitan langsung dengan pembinaan olahraga masyarakat.
"Kita harus belajar dari yang sudah-sudah. Jangan sampai organisasi ini kembali goyah karena persoalan yang sama," ucapnya.
Ia menambahkan, KORMI perlu segera mengembalikan fokus pada program kerja, pembinaan Inorga, serta kegiatan olahraga masyarakat di Kota Bandung.
"Energi organisasi jangan habis untuk hal-hal yang tidak produktif. Sudah cukup. Sekarang saatnya kerja," katanya.
Pesan untuk Formatur: Pengurus Jangan Terlalu Gemuk
Selain memberikan dukungan kepada ketua terpilih, Prof. Ibo juga memberikan masukan mengenai penyusunan kepengurusan KORMI Kota Bandung periode 2026–2030.
Ia meminta tim formatur tidak hanya mempertimbangkan banyaknya unsur yang ingin diakomodasi. Menurutnya, kepengurusan harus diisi orang-orang yang benar-benar bersedia bekerja dan aktif menjalankan tugas.
Editor: Rizal Fadillah