Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Dorong Digitalisasi, BPKH Perkuat Kolaborasi Layanan Haji di Berbagai Daerah
Advertisement . Scroll to see content

Bukan dari APBN, Ternyata dari Sini Asal Usul BPKH Salurkan Rp270 Miliar Per Tahun untuk Umat

Sabtu, 07 November 2026 | 20:09 WIB
  • author Aga Gustiana
Bukan dari APBN, Ternyata dari Sini Asal Usul BPKH Salurkan Rp270 Miliar Per Tahun untuk Umat
Kolaborasi filantropi bersama Rumah Yatim di Jawa Barat, Sabtu (7/11/2026). (Foto: Rizal Fadillah)

3 Pilar Utama Penyaluran Dana Kemaslahatan

Ada beberapa skema pemberdayaan masyarakat yang disokong oleh imbal hasil dana tersebut, di antaranya:

1. Pemberdayaan Marbot Melalui Merbot Mart

BPKH menginisiasi program ekonomi kreatif dengan memanfaatkan peti kemas bekas menjadi tempat usaha komersial bagi para pengurus masjid. Skema ini telah diimplementasikan di wilayah Bogor serta kota lainnya.

"Kami membangun program Merbot Mart. Jadi, marbot masjid bisa membangun toko dari bekas kontainer. Program itu ada di Bogor dan beberapa daerah lainnya," ungkapnya.

2. Kemitraan Peternak Lokal dan Dana Bergulir

Di sektor peternakan, BPKH menjalankan program penggemukan (feedlot) sapi dan kambing. Hewan ternak hasil olahan UMKM ini diserap kembali untuk disalurkan sebagai bantuan kurban saat Idul Adha. BPKH juga menyediakan revolving fund walau nominalnya disesuaikan dengan pengajuan dari 38 provinsi.

"Ada juga program feedlot atau penggemukan sapi kurban dan hewan kurban. Kami juga menyalurkan sedekah kurban setiap Idul Adha. Sebagian sapi dan kambingnya berasal dari hasil penggemukan UMKM," jelas Indra.

"Ada juga dana lainnya terkait berbagai program, termasuk revolving fund atau dana bergulir untuk UMKM. Namun, jumlahnya tidak besar karena dana Rp270 miliar tersebut dibagi untuk 38 provinsi yang mengajukan proposal," katanya.

3. Rehabilitasi Pasbabencana (Kampung Haji)

Respons terhadap musibah alam diwujudkan lewat pembangunan pemukiman kembali serta pemulihan fasilitas publik, seperti proyek Kampung Haji yang digarap di Palu dan Sukabumi Pasca-gempa serta longsor.

"Kami membangun rumah-rumah dan kembali membangun infrastruktur kampung atau desa yang terdampak bencana," tuturnya.

Editor: Agung Bakti Sarasa

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut