Dia menambahkan, Dewan Hisbah secara rutin menggelar sidang untuk membahas isu-isu kritis, tidak hanya dalam dimensi ibadah, tapi juga mencakup politik, sosial, ekonomi, dan kebangsaan.
“Masalah yang dibahas adalah untuk Persis, Islam, dan kaum muslimin. Kita juga membahas situasi politik dan isu-isu publik yang membutuhkan panduan syar’i,” tandasnya.
Editor : Agung Bakti Sarasa
Artikel Terkait
