Modus Pemanfaatan Data Sensitif
Fakta yang terungkap di muka persidangan menunjukkan adanya motif yang lebih dari sekadar penguasaan barang. Terdakwa diduga menggunakan data sensitif di dalam laptop tersebut untuk menekan pihak manajemen PT MCAB.
Bahkan, terdapat indikasi kuat bahwa data rahasia perusahaan tersebut sempat ditawarkan kepada pihak ketiga demi meraup keuntungan finansial pribadi. Hal ini menjadi poin krusial yang memberatkan posisi terdakwa di mata hukum.
Soroti Pengkhianatan Kepercayaan Profesional
Konstruksi hukum yang dibangun jaksa menegaskan bahwa kasus ini merupakan bentuk penyalahgunaan wewenang dalam hubungan kerja. Berbeda dengan pencurian atau penggelapan umum, Pasal 488 KUHP menitikberatkan pada posisi terdakwa yang memiliki akses eksklusif terhadap aset perusahaan atas dasar kepercayaan profesional.
Dengan kata lain, perbuatan James dinilai bukan hanya sekadar mengambil barang milik orang lain, melainkan sebuah pengkhianatan terhadap mandat dan kewenangan yang diberikan oleh perusahaan selama ia menjabat.
Sidang pembacaan putusan ini berlangsung kondusif. Baik terdakwa maupun JPU tampak menyimak dengan saksama seluruh pertimbangan hukum yang dibacakan majelis hakim sebelum menyatakan menerima atau menimbang putusan tersebut.
Editor : Agung Bakti Sarasa
Artikel Terkait
