Korupsi Diusut, Keberlangsungan Korporasi Harus Tetap Terjaga

Abdul Basir
Iskandar Sitorus, Sekretaris Pendiri Indonesian Audit Watch (IAW). Foto: Ist.

Menurut Iskandar, kasus PT Hanson International Tbk menjadi salah satu contoh penting. Setelah pemiliknya, Benny Tjokrosaputro, terseret perkara Jiwasraya, perusahaan menghadapi tekanan besar yang berujung pada kepailitan.

Ia menilai dampak yang timbul tidak hanya dirasakan oleh pemilik perusahaan. Investor, kreditur, dan negara juga ikut menanggung konsekuensi dari runtuhnya badan usaha tersebut.

“Investor publik kehilangan nilai investasinya. Kreditur kehilangan kepastian pembayaran. Negara kehilangan potensi penerimaan,” ujarnya.

Contoh lain terlihat pada PT Sri Rejeki Isman Tbk atau Sritex. Perusahaan tekstil nasional itu berhenti beroperasi setelah dinyatakan pailit dan menyebabkan lebih dari 10 ribu pekerja kehilangan mata pencaharian.

Menurut Iskandar, kasus tersebut menunjukkan bahwa kegagalan menjaga keberlangsungan korporasi dapat menimbulkan dampak sosial yang sangat besar. Dalam situasi seperti itu, pekerja menjadi kelompok yang paling rentan menerima akibatnya.

Editor : Abdul Basir

Halaman Selanjutnya
Halaman : 1 2 3 4 5 6

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network