“Dari semua poin-poin tuntutan yang kita kaji bersama, sektor Indonesia ini kita kemas dalam satu poin, yaitu Pulihkan Indonesia. Bukan memulihkan dalam faktor kebakaran hutan dan lahan, tapi pulihkan seluruh sektor,” ujar Muamar di sela-sela aksi.
Ia meminta pemerintah mengevaluasi kebijakan maupun program yang dinilai tidak berpihak kepada masyarakat. Selain itu, mahasiswa juga mendesak penguatan supremasi sipil yang diiringi dengan penegakan hukum.
Muamar menilai, aspirasi yang telah disampaikan dalam aksi sebelumnya belum mendapatkan tindak lanjut yang memadai. Karena itu, mahasiswa kembali turun ke jalan untuk mengingatkan pemerintah agar segera mengambil langkah nyata.
Sementara itu, Presiden Mahasiswa Uninus, Muhamad Azmi Labhani, menyoroti persoalan pendidikan di Indonesia, khususnya komersialisasi pendidikan yang dinilai membebani mahasiswa di perguruan tinggi swasta.
Ia berharap pemerintah dan para pemangku kebijakan memberikan perhatian lebih terhadap persoalan tersebut agar kebijakan pendidikan dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat.
Editor : Rizal Fadillah
Artikel Terkait
