Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Komitmen Sosial Berbuah Prestasi, Perusahaan Ini Sabet Penghargaan CSR Jawa Barat 2026
Advertisement . Scroll to see content

Gerah Doxing dan Ancaman Penyiksaan, Neni Nur Hayati Somasi Pemprov Jabar: Brutalnya Luar Biasa

Senin, 21 Juli 2025 | 15:11 WIB
  • author Aga Gustiana
Gerah Doxing dan Ancaman Penyiksaan, Neni Nur Hayati Somasi Pemprov Jabar: Brutalnya Luar Biasa
Neni Nur Hayati. (Foto: Ist)

Ia menegaskan bahwa ancaman yang diterimanya bukan sekadar ujaran kebencian, melainkan sudah masuk kategori serius dan membahayakan.

“Ini yang menurut saya tidak bisa kemudian saya biarkan begitu saja," tegasnya.

Lebih jauh, Neni mempertanyakan respons berlebihan terhadap salah satu video TikTok-nya yang membahas bahaya buzzer terhadap demokrasi, meskipun tidak menyebutkan nama atau instansi secara eksplisit.

"Padahal kalau kita lihat di akun TikTok saya, yang menyebutkan tentang bahaya buzzer untuk demokrasi, itu sama sekali saya tidak menyebutkan secara spesifik seperti yang tadi disampaikan oleh Mas Ikhwan kepada salah satu kepala daerah. Karena yang saya sebutkan adalah siapapun kepala daerah,” ujarnya.

“Jadi, tidak ada mention Provinsi Jawa Barat, Pemerintah Provinsi Jawa Barat, Gubernur Jawa Barat, atau nama Kang Dedi Mulyadi itu sendiri. Saya justru jadi bertanya-tanya juga, kenapa kok merasa resah dengan TikTok saya itu," tutup Neni.

Editor: Agung Bakti Sarasa

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut