Gigitan Nyamuk Saguling Bikin Heboh: Luka Mirip Cacar Air Menghantui Anak-Anak di 5 RW KBB
"Seharusnya BUMN lain turut berkontribusi bersama-sama turun memberi bantuan, jangan sampai menunggu ada korban. Ini kan persoalan yang jadi tanggung jawab bersama," tegasnya.
Sementara itu Sekretaris Desa Rancapanggung, Yedi Setiadi berterima kasih atas bantuan peralatan fogging yang diberikan. Hal ini sangat membantu mengingat di Desa Rancapanggung terdapat 13 RW yang belum semuanya difogging.
"Wabah nyamuk dari sampah eceng gondok di Waduk Saguling ini sudah berjalan antara 4-5 bulan. Upaya pembersihan terhalang keterbatasan alat berat dan biaya, makanya penanganan jangka pendeknya melalui fogging untuk memutus perkembang biakan nyamuk," ucapnya.
Menurutnya, saat ini serangan nyamuk pun kini mulai dikeluhkan petugas di Kantor Desa Rancapanggung terutama di malam hari. Padahal lokasi kantor desa berjarak cukup jauh dari bantaran Waduk Saguling.
"Serangan nyamuk ini cukup mengkhawatirkan, karena gigitannya bisa menimbulkan luka seperti cacar air dan berbekas. Terus di RW 13 juga tercatat ada laporan 7 warga dirawat di rumah sakit akibat DBD dalam dua bulan terakhir," pungkasnya.
Editor : Rizki Maulana