get app
inews
Aa Text
Read Next : Nasib Pekerja Usia Senja di Bandung: Berjuang di Sektor Informal hingga Perlunya Jaring Pengaman

Menguak Tabiat Buron Kasus Rancaekek: Masa Lalu Taufik Hidayat Dikuliti, Diduga Ada Korban Lain

Senin, 22 Juni 2026 | 14:32 WIB
header img
Tampang teduga pelaku penganiaya wanita di Bandung. (Foto: Ist)

BANDUNG, iNewsBandungRaya.id - Tragedi pilu yang menimpa YTR (29), seorang perempuan asal Rancaekek, Kabupaten Bandung, benar-benar mengguncang simpati publik. Korban ditemukan dalam kondisi mengenaskan dengan luka serius di sekujur tubuh, bahkan harus kehilangan penglihatannya secara permanen akibat siksaan yang diduga berlangsung selama bertahun-tahun.

Kini, perhatian publik beralih pada sosok pemburu yang menjadi otak di balik kekejaman ini: Taufik Hidayat alias TH (30). Seiring statusnya yang resmi menjadi buronan, satu per satu masa lalu dan rekam jejak pria tersebut mulai dikupas habis oleh netizen di jagat maya.

Pernah Jadi Penagih Utang Lapangan dan Eksis di TikTok

Berdasarkan desas-desus yang ramai dibicarakan di media sosial, TH ternyata memiliki latar belakang sebagai penagih utang atau debt collector eksternal di sebuah perusahaan pembiayaan. Profesi lapangan yang akrab dengan tekanan ini langsung memicu beragam spekulasi dari masyarakat mengenai karakter asli sang buron.

Tidak kalah mengejutkan, netizen juga berhasil melacak akun digital yang diduga kuat milik pelaku. Akun TikTok dengan username @dudajelek351 kedapatan masih menunjukkan tanda-tamat aktivitas dalam beberapa hari terakhir.

Meskipun akun dengan 20 ribu pengikut tersebut hanya berisi unggahan biasa seperti panorama alam dan dokumentasi pribadi, aktivitas terbarunya memicu kecurigaan bahwa TH masih aktif berselancar di dunia maya selama masa pelariannya. Kendati demikian, aparat kepolisian belum memberikan pernyataan resmi terkait keaslian akun tersebut.

Editor : Agung Bakti Sarasa

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut